CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Thursday, June 27, 2013

freelance


My endless love

Title : my endless love
Author: chand.odol
 Main Cast: park chanyeol
          Jung hyeyoon/OC
Other cast: Kim jongin
        Choi sulli
                    kris wufan
                    Park soo-ra/OC
                    Ahn ji yeon(lyn)/OC
                    Kim jongdae,and other .
Genre: fluff, AU, school life, little sad.
Lenght: chaptered
Disclaimer: terinspirasi dari otak saya(?)*disclaimermacamapaini?
Pokonya semua milik ortu masing-2 ,kecuali my baby wolf#lirikchanyeol#digorengsamaexost.
Don’t be plagiator,okeh;)*reader: apaan sih thor u ngedip2in mata?!,author:kgak papa mata author lagi keseleo*okhabaikan.
Backsong: sunny- the 2nd drawer, yesung and kyuhyun –your eyes, and exo-don’t go,taeyeon ft tifanny –lost in love(boleh dipake,boleh kagak).
Hope you like it~~
~~happy reading~~

At taman sekolah*inggris gagal
Author P.O.V
Terlihat dua sejoli sedang menghadapi masalah. Tampak sang yeoja lebih marah dibanding sang namja yang menanggapinya datar.
“ kenapa kau masih meneruskan hubungan ini, jika jadinya seperti ini ?” sang yeoja terlihat menahan marah dengan suara yang bergetar*ngertikan?*
“cihh, siapa yang mau meneruskan hubungan ini , maaf aku tak ada kemauan untuk itu!” namja yang berada di depannya malah menjawab dengan santainya.
“hiks__YASUDAH KALAU BEGITU KENAPA KAU TAK SELESAIKAN SAJA HUBUNGAN INI!!” yeoja itu berkata dengan sedikit berteriak.
“hhheh..oke kuterima , aku sudah muak dengan hubungan ini..kalau begitu kita PUTUS!” jawab si namja dengan kata penekanan di bagian akhir.
Si yeoja hanya menundukan kepala sambil menahan tangis yang sudah tak bisa ia bendung.
Kemudian terdengar seorang yeoja datang dari arah lain sambil memanggil namja yang ada didepannya.
“ Kai-ah!” yah nama namja yang berada di depan yeoja tersebut bernama kai.
“aku mencarimu kemana mana tau, eh.. siapa yeoja ini?” tanya yeoja tersebut.
“ bukan siapa- siapa , dia bukan orang penting bagiku ..ayo kita pergi”
Akhirnya kai melengos pergi bersama yeoja yang tadi baru saja datang dan yeoja yang barusan menunduk yang mempunyai nama diname tagnya yg bernama hyeyoon , langsung mengangkat kepala.
Ingin sekali rasanya dia berteriak tapi mengingat ini tempat umum(read:sekolah) dan akhirnya dia mengurungkan niatnya.
 Dia Hanya berjalan gontai menuju ke kelasnya.
Author P.O.V END
Hyeyoon P.O.V
Apa aku terlalu bodoh yah, hingga tak mengetahui kalau dia hanya mempermainkan ku. Aku hanya berjalan kekelas sambil mengambil tasku lalu berjalan pulang karna memang sudah jam pulang.
Apa tadi katanya aku bukan orang penting , lalu selama ini aku dianggap apa? Sampah? . aku tak mau membahas ini lagi tapi akan lebih sakit lagi jika ku pendam.  Sekarang aku hanya berada di kasur kamar ku sambil menangis dengan sebisaku. Aku memang lemah, tak bisa berbuat apapun saat ini! Heuuu, prangg(?) ! kulempar foto bingkai mini dimana ada foto ku dengan dia.
Untung saja aku hanya sendiri dirumah , kalau tidak mungkin eomma langsung meminta paksa membuka kan pintu kamar.
Aku lelah karena sedari tadi aku mengeluarkan tenaga terus, dan kurasa airmata ku juga sudah habis, tak lama pun aku tertidur.
_esok hari_
‘ na..nanana..nana love and girl’
‘love and girl’
‘ na..nanana..nana love and girl’
‘love and girl’
‘ i love it break it down”
“uhh..uhh..uhh..uhh ‘ suara ponsel berbunyi..
“eumm, siapa sih yang menelpon sepagi ini?!”gerutuku.
Aku masih mengantuk tahu, kulihat nama yang tertera di smartphone-ku..hufftt..
ada apa sih pagi- pagi ..dasar!
“nde, yeobseo!” jawabku malas.
“ yakk!! Yoonie  kenapa kau tak kesekolah? ini sudah jam tujuh tau!”hufft, apa dia memikirkan telingaku yang pengan ini yah.
“ lalu” jawab ku masih sama.
“ yakk!!” aku menjauhkan telingaku memastikan kalau aku tidak kehilangan pendengaran.
“kau tidak mau kan kehilangan pelajaran kesukaan mu kan?”
“ tidak ah, diluar turun salju dan sedikit dingin jadi aku malas”
“ terus bagaimana? Ajarkan aku pelajaran si kwon seonsaengnim itu”
“ kimia? Hahh!! Yaya tunggu aku mandi dulu”
“ MWOO! Kau belum mandi! Aishh kalau begitu ppali-ppali!”
“iyyya, ahjumma”
“yaakk kau—“
Belum selesai ngomong sudah kumatikan ponselku .hhaha..rasakan!  memang dia tidak tau apa telingaku hampir kehilangan pendengaran akhir-akhir ini gara-gara dirinya.
Dikelas—
“ jadi p ini dikuadratkan oleh ini..begini,begini”ß(ini ngasal)
“ oh begitu, eh kita tidak kekantin?”tanya yeoja yang ada disampingku sekaligus sahabatku namanya ahn ji yeon panggil saja ji yeon, atau panggil saja ahjumma karna sifatnya yg seperti ahjumma-2*authornista.
Aku melihat sekelilingku dan memang sudah sepi sih hanya kami berdua, tak lama datang yeoja jangkung menghampiri kami.
“ eonnie!” pekik kami berdua.
“yak, wae kalian melihatku seperti melihat hantu saja..atau jangan-jangan kalian berdua rindu denganku?”
“cihh, aku hanya kaget kukira raksasa tadi..nghehehe” kami berdua hanya menahan tawa dan dihadiahi jitakan oleh yeoja yang terpaut satu tahun di antara kami. Tapi satu kelas maksudku dia dan aku sama-sama kelas 2 di seoul high school ini, hanya berbeda kelas.
“ hissh, jinjja..kalian tidak kekantin , eoh?”tanyanya.
“ini mau kesana, kau tidak kekantin bersama kris sunbae ,eonni?” yang kutanya malah hanya memandang kearah lain dengan wajah yang memerah.
“hahaaha..eonni mukamu seperti kepiting rebus!”seru si jiyeon.
“hyaaa, akukan hanya teman akrab biasa tak lebih kok..”kurasa dia mengelak.
“eumm..yasudah ayokk!” ajak ku.
“ let’s goo!!”ucap mereka berdua , walaupun aku paling kecil diantara mereka tapi tak jarang mereka bersikap seperti itu.
Yah, aku memang paling kecil ..aku dan ji yeon pun lebih tua jiyeon karena kami lahir  ditahun yang sama hanya saja berbeda bulan, lebih tua si ahjumma ini.#jiah,authornistaintemenauthorsendiri.
Dikantin—
“hyeyoonie, kau mau pesan apa?”
“ ah, coklat panas saja eonni”
“ah , nde kau jiyeon ?”
“ aku sup kimchi pedas yah!”
“ah, arra”
Sementara eonni ku memesan makanan, aku dan jiyeon mencari tempat duduk, karena kalau tidak kami akan berdiri.
Posisi ku didepan lapangan basket dan terlihat dari jauh melihat kai bersama yeoja yang waktu itu bersama nya.
“cihh..”desisku.
Jiyeon lalu menyengolku dengan sikutnya” kau kenapa?”
“ gwenchanha”jawab ku singkat.
Tak lama eonni datang dengan pesanan kami bertiga.
“mianhae,tadi antrian banyak..”
“ah, gwenchanha”
Dia pun langsung duduk diantara kami berdua.
“hyeyoonie?” panggilnya.
“nde , ada apa eonni?”tanyaku.
“saat antri tadi aku melihat kai merangkul yeoja lain, k..kau?”
‘hah! Dia lagi’
“mwoo..ohok..ohok” kurasa di tersendat kuah supnya karena tak pelan-pelan
“yakk, kau kalau makan bisa halus tidak sih, aku sedikit ragu kalau si jongdae itu menembakmu”
“ishh..” mengarahkan sendok ke arah eonni untuk di pukul.
“mworagoo!, ishh..jinjja , sudah kukatakan kai itu bukan orang baik baik..”
Eonniku hanya memasang muka malas, dan aku hanya menghembuskan nafas berat.’kumohon jangan dibahas lagi’.
“sudah lah tak usah di bahas.”jawabku sok enteng.
Eonni ku langsung terlonjak dari duduknya” haisshh, bagaimana bisa kau seperti itu sementara selama ini kau dipihak tersakiti”
Hemm, eonni ku memang sudah biasa tau tentang kai dekat dengan yeoja sekumpulan nya dikelas dance, tapi mereka belum tahu yang sebenarnya.
“hemm, firasatku terlalu kuat selama ini saat kau berpacaran dengannya”aku melirik jiyeon yang berkata seperti itu.
“ aku sudah tak ada hubung lagi dengannya, jadi aku tak mau ambil pusing saat dia bersama yeoja lain”.
bisa kulihat muka mereka berdua kaget saat mendengar perkataan ku.
Tak lama muka eonniku berubah menjadi tenang” huh, baguslah”
“setidaknya aku lebih lega saat ini daripada kemarin-kemarin saat kau berpacaran dengannya.”
Yah , sepertinya mereka mendukung tindakan ku.
“ mau bagaimana pun aku dan jiyeon tak ingin kau selalu dalam pihak tersakiti”
Jiyeon lalu memegang tanganku,lalu” kami para kakak, tak mungkin melihat adik manisnya tersakiti”
haa, rasanya aku beruntung mempunyai mereka berdua.” Gomawo , nde eonni jiyeon eonni”.
“ yakk, kau memanggilku eonni disaat ada kemauan saja” .
“hahahaa..mian”
Hening sibuk dengan masing-masing.
Tak lama aku melihat ke arah lapangan basket.
‘chanyeol’ gumamku.
Dan tak lama pun orang yang kugumamkan namanya tersenyum manis kearah ku.
Bisa kupastikan kalau dia melihatnya dari dekat, mukaku sedikit memerah.
“hwating, park chanyeol happy virus” aku langsung berteriak dan mengepalkan satu tangan ku. Dia hanya tertawa melihat tingkahku.
Tau darimana tiba-tiba si jongdae menyerobot bangku yang disebelahku, yah untuk duduk dengan yeojachingunya-jiyeon- .
“yakk, kau mengagetkan ku tau tidak!” pekik eonniku.
“sudah ah aku pergi , kalau kalian berdua ada disini!” aku hanya menatap kepergian eonniku dengan polos*ngertikan?
 “sial, tadi aku di kalahkan dengan si happy virus itu”jongdae memulai pembicaraan topik nya bersama jiyeon.
“hahaha, oppa” aku dan jiyeon hanya tertawa saat mendengarkan nya berbicara.
Aku baru ingat kalau si jongdae ini termasuk main di arena tadi.
Aku menoleh kebelakang ,dan menemukan lapangan sudah kosong.
Kurasa aku tak bersemangat lagi, aku ingin melihat senyumnya yang itu lagi, ingin lihat gayanya saat mencetak poin ke keranjang bola tersebut.huuuhh..
“ehhmm, boleh aku duduk disampingmu” tanya seseorang yang suaranya familiar di telinga ku dan suara yang sedikit ngebass.
Aku langsung menoleh kearah suara tersebut.” Emm..silahkan, silahkan”
“hyeyoonie, aku duluan yah, ddah” dia melambaikan tangan lalu mengandeng tangan si jongdae tersebut.
“nde..”ucapku.
“cihh, mereka berdua pasangan loudspeaker!”timpal chanyeol yang berada disampingku.
“hehehe..kau bisa saja chanyeol-ssi”
“hei..hei tak usah formal juga kali, panggil aku chanyeol saja”
“ oh, oke” capku sambil mengedipkan mata dan mengacungkan jempol tanganku.
“hahaahaha” dia hanya tertawa renyah.
Dan aku pun mengikutnya.
“ hemm, aku lebih suka kau tertawa lagi seperti ini, untuk hari ini dan seterusnya tertawa lah untukku”
“eh? Maksudmu”
“ eumm, yang lebih jelasnya kita lebih sering bercanda bersama gitu”
“ ohh...”, kami berdua tetap meneruskan percakapan tadi ada senang, sedih, dll.
Dan bel masuk pun berbunyi—
“hei, bel sudah berbunyi tuh ayo kita masuk” suaranya yg mengagetkan ku untuk beranjak dari lamunanku.
“ ah..nd-nde, kajja”jawabku kikuk.
Kami pun berpisah , yah karena kami berbeda kelas dia menempatkan kelas di kelas eonni ku itu.
Hyeyoon P.O.V END

Author P.O.V
Suara bel mulai terdengar kembali setelah 4 jam kurang/lebih belajar.
Semua siswa mengedar keluar layaknya para tahanan penjara yang ingin bebas.
Hyeyoon yeoja berambut panjang yang berkuncir satu melirik ke arah jam tangan ,lalu menghela kan nafas panjang. Dilihat jam menunjukan 19:25.
Yeoja itu meneruskan langkahnya ,tak lama segerombolan yeoja dan namja mengagetkannya.
“dorr, kenapa kau tak menunggu kami?” tanya sang pelaku atau lebih tepatnya jiyeon.
“ishh, yak..kalian hampir membuat jantungku copot tau” yang dikagetkan hanya mengerecutkan bibir mungilnya.
“ya sudah , kajja”kata seorang namja yang bernama jongdae tersebut.
“yakkk, tunggu aku!!” mendengar teriakan itu mereka semua langsung menoleh ke arah suara itu.
Terlihat seorang namja jangkung sedang kesusah untuk berlari, yang tak lain park chanyeol.
“yasudah cepat kalau begitu , jerapah!” bentak jongdae.
“yyayak, cempreng!”
“sudahlah kalian mau pulang atau tidak!?” park soora hanya berkacak pinggang melihat pertengkaran mereka ini , menurutnya sudah biasa hanya saja membuat kepala pecah jika lama-lama mendengarnya.
Sedangkan yang sisanya-hyeyoon dan jiyeon- hanya menatap datar kearah mereka.
“eum, hyeyoon..kau selalu pulang bersama mereka?” tanya chanyeol yang tiba-tiba sudah di sebelah hyeyoon.
“nde? Tidak juga sih..terkadang kalau mereka lama aku pulang sendiri”tuturnya dengan polos.
“oh, kalau begitu mulai besok aku pulang bersamamu kalau perlu jika kau pulang sendiri.” Dia hanya memberikan senyum happy virus nya itu.
Dan hyeyoon hanya menatap polos chanyeol , dan menjawab” eh? B-baiklah” sedikit kikuk lalu tak lama dia merasa muka nya sedikit panas, untung saja sekarang malam kalau tidak dia sudah malu besar apalagi melihat orang yang selama ini dia sukai.

TBC..
gaje kah,??
maklum ini ff perdana author, thanks for read my ff:DD

No comments:

Post a Comment