My endless love
Title : my endless love
Author: chand.odol
Main Cast: park chanyeol
Jung hyeyoon/OC
Other cast: Kim jongin
Choi sulli
kris wufan
Park soo-ra/OC
Ahn ji yeon(lyn)/OC
Kim jongdae,and
other .
Genre: fluff, AU, school life, little sad.
Lenght: chaptered
Disclaimer: terinspirasi dari otak saya(?)*disclaimermacamapaini?
Pokonya semua milik ortu masing-2 ,kecuali my baby
wolf#lirikchanyeol#digorengsamaexost.
Don’t be plagiator,okeh;)*reader: apaan sih thor u ngedip2in
mata?!,author:kgak papa mata author lagi keseleo*okhabaikan.
Backsong: sunny- the 2nd drawer, yesung and kyuhyun –your eyes, and exo-don’t
go,taeyeon ft tifanny –lost in love(boleh dipake,boleh kagak).
Hope you like it~~
~~happy reading~~
At taman sekolah*inggris gagal
Author P.O.V
Terlihat dua sejoli sedang menghadapi
masalah. Tampak sang yeoja lebih marah dibanding sang namja yang menanggapinya
datar.
“ kenapa kau masih meneruskan hubungan
ini, jika jadinya seperti ini ?” sang yeoja terlihat menahan marah dengan suara
yang bergetar*ngertikan?*
“cihh, siapa yang mau meneruskan
hubungan ini , maaf aku tak ada kemauan untuk itu!” namja yang berada di
depannya malah menjawab dengan santainya.
“hiks__YASUDAH KALAU BEGITU KENAPA KAU
TAK SELESAIKAN SAJA HUBUNGAN INI!!” yeoja itu berkata dengan sedikit berteriak.
“hhheh..oke kuterima , aku sudah muak
dengan hubungan ini..kalau begitu kita PUTUS!” jawab si namja dengan kata
penekanan di bagian akhir.
Si yeoja hanya menundukan kepala sambil
menahan tangis yang sudah tak bisa ia bendung.
Kemudian terdengar seorang yeoja datang
dari arah lain sambil memanggil namja yang ada didepannya.
“ Kai-ah!” yah nama namja yang berada di depan yeoja tersebut bernama kai.
“ Kai-ah!” yah nama namja yang berada di depan yeoja tersebut bernama kai.
“aku mencarimu kemana mana tau, eh..
siapa yeoja ini?” tanya yeoja tersebut.
“ bukan siapa- siapa , dia bukan orang
penting bagiku ..ayo kita pergi”
Akhirnya kai melengos pergi bersama
yeoja yang tadi baru saja datang dan yeoja yang barusan menunduk yang mempunyai
nama diname tagnya yg bernama hyeyoon , langsung mengangkat kepala.
Ingin sekali rasanya dia berteriak tapi
mengingat ini tempat umum(read:sekolah) dan akhirnya dia mengurungkan niatnya.
Dia Hanya berjalan gontai menuju ke kelasnya.
Author P.O.V END
Hyeyoon P.O.V
Apa aku terlalu bodoh yah, hingga tak
mengetahui kalau dia hanya mempermainkan ku. Aku hanya berjalan kekelas sambil
mengambil tasku lalu berjalan pulang karna memang sudah jam pulang.
Apa tadi katanya aku bukan orang
penting , lalu selama ini aku dianggap apa? Sampah? . aku tak mau membahas ini
lagi tapi akan lebih sakit lagi jika ku pendam. Sekarang aku hanya berada di kasur kamar ku
sambil menangis dengan sebisaku. Aku memang lemah, tak bisa berbuat apapun saat
ini! Heuuu, prangg(?) ! kulempar foto bingkai mini dimana ada foto ku dengan
dia.
Untung saja aku hanya sendiri dirumah ,
kalau tidak mungkin eomma langsung meminta paksa membuka kan pintu kamar.
Aku lelah karena sedari tadi aku
mengeluarkan tenaga terus, dan kurasa airmata ku juga sudah habis, tak lama pun
aku tertidur.
_esok hari_
‘ na..nanana..nana love
and girl’
‘love and girl’
‘ na..nanana..nana love
and girl’
‘love and girl’
‘ i love it break it
down”
“uhh..uhh..uhh..uhh ‘ suara ponsel berbunyi..
“eumm, siapa sih yang menelpon sepagi
ini?!”gerutuku.
Aku masih mengantuk tahu, kulihat nama
yang tertera di smartphone-ku..hufftt..
ada apa sih pagi- pagi ..dasar!
ada apa sih pagi- pagi ..dasar!
“nde, yeobseo!” jawabku malas.
“ yakk!! Yoonie kenapa kau tak kesekolah? ini sudah jam tujuh
tau!”hufft, apa dia memikirkan telingaku yang pengan ini yah.
“ lalu” jawab ku masih sama.
“ yakk!!” aku menjauhkan telingaku
memastikan kalau aku tidak kehilangan pendengaran.
“kau tidak mau kan kehilangan pelajaran
kesukaan mu kan?”
“ tidak ah, diluar turun salju dan sedikit dingin jadi aku malas”
“ terus bagaimana? Ajarkan aku pelajaran si kwon seonsaengnim itu”
“ tidak ah, diluar turun salju dan sedikit dingin jadi aku malas”
“ terus bagaimana? Ajarkan aku pelajaran si kwon seonsaengnim itu”
“ kimia? Hahh!! Yaya tunggu aku mandi
dulu”
“ MWOO! Kau belum mandi! Aishh kalau begitu ppali-ppali!”
“ MWOO! Kau belum mandi! Aishh kalau begitu ppali-ppali!”
“iyyya, ahjumma”
“yaakk kau—“
Belum selesai ngomong sudah kumatikan
ponselku .hhaha..rasakan! memang dia
tidak tau apa telingaku hampir kehilangan pendengaran akhir-akhir ini gara-gara
dirinya.
Dikelas—
“ jadi p ini dikuadratkan oleh
ini..begini,beginiӧ(ini ngasal)
“ oh begitu, eh kita tidak
kekantin?”tanya yeoja yang ada disampingku sekaligus sahabatku namanya ahn ji
yeon panggil saja ji yeon, atau panggil saja ahjumma karna sifatnya yg seperti
ahjumma-2*authornista.
Aku melihat sekelilingku dan memang
sudah sepi sih hanya kami berdua, tak lama datang yeoja jangkung menghampiri
kami.
“ eonnie!” pekik kami berdua.
“yak, wae kalian melihatku seperti
melihat hantu saja..atau jangan-jangan kalian berdua rindu denganku?”
“cihh, aku hanya kaget kukira raksasa
tadi..nghehehe” kami berdua hanya menahan tawa dan dihadiahi jitakan oleh yeoja
yang terpaut satu tahun di antara kami. Tapi satu kelas maksudku dia dan aku
sama-sama kelas 2 di seoul high school ini, hanya berbeda kelas.
“ hissh, jinjja..kalian tidak kekantin
, eoh?”tanyanya.
“ini mau kesana, kau tidak kekantin
bersama kris sunbae ,eonni?” yang kutanya malah hanya memandang kearah lain
dengan wajah yang memerah.
“hahaaha..eonni mukamu seperti kepiting
rebus!”seru si jiyeon.
“hyaaa, akukan hanya teman akrab biasa tak lebih kok..”kurasa dia mengelak.
“hyaaa, akukan hanya teman akrab biasa tak lebih kok..”kurasa dia mengelak.
“eumm..yasudah ayokk!” ajak ku.
“ let’s goo!!”ucap mereka berdua ,
walaupun aku paling kecil diantara mereka tapi tak jarang mereka bersikap
seperti itu.
Yah, aku memang paling kecil ..aku dan
ji yeon pun lebih tua jiyeon karena kami lahir ditahun yang sama hanya saja berbeda bulan,
lebih tua si ahjumma ini.#jiah,authornistaintemenauthorsendiri.
Dikantin—
“hyeyoonie, kau mau pesan apa?”
“ ah, coklat panas saja eonni”
“ ah, coklat panas saja eonni”
“ah , nde kau jiyeon ?”
“ aku sup kimchi pedas yah!”
“ah, arra”
Sementara eonni ku memesan makanan, aku
dan jiyeon mencari tempat duduk, karena kalau tidak kami akan berdiri.
Posisi ku didepan lapangan basket dan
terlihat dari jauh melihat kai bersama yeoja yang waktu itu bersama nya.
“cihh..”desisku.
Jiyeon lalu menyengolku dengan sikutnya”
kau kenapa?”
“ gwenchanha”jawab ku singkat.
“ gwenchanha”jawab ku singkat.
Tak lama eonni datang dengan pesanan
kami bertiga.
“mianhae,tadi antrian banyak..”
“ah, gwenchanha”
Dia pun langsung duduk diantara kami
berdua.
“hyeyoonie?” panggilnya.
“hyeyoonie?” panggilnya.
“nde , ada apa eonni?”tanyaku.
“saat antri tadi aku melihat kai
merangkul yeoja lain, k..kau?”
‘hah! Dia lagi’
“mwoo..ohok..ohok” kurasa di tersendat
kuah supnya karena tak pelan-pelan
“yakk, kau kalau makan bisa halus tidak
sih, aku sedikit ragu kalau si jongdae itu menembakmu”
“ishh..” mengarahkan sendok ke arah
eonni untuk di pukul.
“mworagoo!, ishh..jinjja , sudah
kukatakan kai itu bukan orang baik baik..”
Eonniku hanya memasang muka malas, dan
aku hanya menghembuskan nafas berat.’kumohon jangan dibahas lagi’.
“sudah lah tak usah di bahas.”jawabku
sok enteng.
Eonni ku langsung terlonjak dari
duduknya” haisshh, bagaimana bisa kau seperti itu sementara selama ini kau
dipihak tersakiti”
Hemm, eonni ku memang sudah biasa tau
tentang kai dekat dengan yeoja sekumpulan nya dikelas dance, tapi mereka belum
tahu yang sebenarnya.
“hemm, firasatku terlalu kuat selama
ini saat kau berpacaran dengannya”aku melirik jiyeon yang berkata seperti itu.
“ aku sudah tak ada hubung lagi dengannya, jadi aku tak mau ambil pusing saat dia bersama yeoja lain”.
bisa kulihat muka mereka berdua kaget saat mendengar perkataan ku.
“ aku sudah tak ada hubung lagi dengannya, jadi aku tak mau ambil pusing saat dia bersama yeoja lain”.
bisa kulihat muka mereka berdua kaget saat mendengar perkataan ku.
Tak lama muka eonniku berubah menjadi
tenang” huh, baguslah”
“setidaknya aku lebih lega saat ini daripada
kemarin-kemarin saat kau berpacaran dengannya.”
Yah , sepertinya mereka mendukung
tindakan ku.
“ mau bagaimana pun aku dan jiyeon tak
ingin kau selalu dalam pihak tersakiti”
Jiyeon lalu memegang tanganku,lalu”
kami para kakak, tak mungkin melihat adik manisnya tersakiti”
haa, rasanya aku beruntung mempunyai mereka berdua.” Gomawo , nde eonni jiyeon eonni”.
haa, rasanya aku beruntung mempunyai mereka berdua.” Gomawo , nde eonni jiyeon eonni”.
“ yakk, kau memanggilku eonni disaat
ada kemauan saja” .
“hahahaa..mian”
“hahahaa..mian”
Hening sibuk dengan masing-masing.
Tak lama aku melihat ke arah lapangan
basket.
‘chanyeol’ gumamku.
Dan tak lama pun orang yang kugumamkan
namanya tersenyum manis kearah ku.
Bisa kupastikan kalau dia melihatnya
dari dekat, mukaku sedikit memerah.
“hwating, park chanyeol happy virus”
aku langsung berteriak dan mengepalkan satu tangan ku. Dia hanya tertawa
melihat tingkahku.
Tau darimana tiba-tiba si jongdae menyerobot
bangku yang disebelahku, yah untuk duduk dengan yeojachingunya-jiyeon- .
“yakk, kau mengagetkan ku tau tidak!”
pekik eonniku.
“sudah ah aku pergi , kalau kalian
berdua ada disini!” aku hanya menatap kepergian eonniku dengan polos*ngertikan?
“sial, tadi aku di kalahkan dengan si happy
virus itu”jongdae memulai pembicaraan topik nya bersama jiyeon.
“hahaha, oppa” aku dan jiyeon hanya tertawa
saat mendengarkan nya berbicara.
Aku baru ingat kalau si jongdae ini
termasuk main di arena tadi.
Aku menoleh kebelakang ,dan menemukan
lapangan sudah kosong.
Kurasa aku tak bersemangat lagi, aku
ingin melihat senyumnya yang itu lagi, ingin lihat gayanya saat mencetak poin
ke keranjang bola tersebut.huuuhh..
“ehhmm, boleh aku duduk disampingmu”
tanya seseorang yang suaranya familiar di telinga ku dan suara yang sedikit ngebass.
Aku langsung menoleh kearah suara
tersebut.” Emm..silahkan, silahkan”
“hyeyoonie, aku duluan yah, ddah” dia
melambaikan tangan lalu mengandeng tangan si jongdae tersebut.
“nde..”ucapku.
“nde..”ucapku.
“cihh, mereka berdua pasangan
loudspeaker!”timpal chanyeol yang berada disampingku.
“hehehe..kau bisa saja chanyeol-ssi”
“hei..hei tak usah formal juga kali,
panggil aku chanyeol saja”
“ oh, oke” capku sambil mengedipkan
mata dan mengacungkan jempol tanganku.
“hahaahaha” dia hanya tertawa renyah.
Dan aku pun mengikutnya.
“ hemm, aku lebih suka kau tertawa lagi
seperti ini, untuk hari ini dan seterusnya tertawa lah untukku”
“eh? Maksudmu”
“ eumm, yang lebih jelasnya kita lebih
sering bercanda bersama gitu”
“ ohh...”, kami berdua tetap meneruskan
percakapan tadi ada senang, sedih, dll.
Dan bel masuk pun berbunyi—
“hei, bel sudah berbunyi tuh ayo kita
masuk” suaranya yg mengagetkan ku untuk beranjak dari lamunanku.
“ ah..nd-nde, kajja”jawabku kikuk.
Kami pun berpisah , yah karena kami
berbeda kelas dia menempatkan kelas di kelas eonni ku itu.
Hyeyoon P.O.V END
Author P.O.V
Suara bel mulai terdengar kembali
setelah 4 jam kurang/lebih belajar.
Semua siswa mengedar keluar layaknya
para tahanan penjara yang ingin bebas.
Hyeyoon yeoja berambut panjang yang
berkuncir satu melirik ke arah jam tangan ,lalu menghela kan nafas panjang.
Dilihat jam menunjukan 19:25.
Yeoja itu meneruskan langkahnya ,tak
lama segerombolan yeoja dan namja mengagetkannya.
“dorr, kenapa kau tak menunggu kami?”
tanya sang pelaku atau lebih tepatnya jiyeon.
“ishh, yak..kalian hampir membuat
jantungku copot tau” yang dikagetkan hanya mengerecutkan bibir mungilnya.
“ya sudah , kajja”kata seorang namja
yang bernama jongdae tersebut.
“yakkk, tunggu aku!!” mendengar teriakan
itu mereka semua langsung menoleh ke arah suara itu.
Terlihat seorang namja jangkung sedang
kesusah untuk berlari, yang tak lain park chanyeol.
“yasudah cepat kalau begitu , jerapah!”
bentak jongdae.
“yyayak, cempreng!”
“sudahlah kalian mau pulang atau
tidak!?” park soora hanya berkacak pinggang melihat pertengkaran mereka ini ,
menurutnya sudah biasa hanya saja membuat kepala pecah jika lama-lama mendengarnya.
Sedangkan yang sisanya-hyeyoon dan
jiyeon- hanya menatap datar kearah mereka.
“eum, hyeyoon..kau selalu pulang
bersama mereka?” tanya chanyeol yang tiba-tiba sudah di sebelah hyeyoon.
“nde? Tidak juga sih..terkadang kalau
mereka lama aku pulang sendiri”tuturnya dengan polos.
“oh, kalau begitu mulai besok aku
pulang bersamamu kalau perlu jika kau pulang sendiri.” Dia hanya memberikan
senyum happy virus nya itu.
Dan hyeyoon hanya menatap polos
chanyeol , dan menjawab” eh? B-baiklah” sedikit kikuk lalu tak lama dia merasa
muka nya sedikit panas, untung saja sekarang malam kalau tidak dia sudah malu
besar apalagi melihat orang yang selama ini dia sukai.
TBC..
gaje kah,??
maklum ini ff perdana author, thanks for read my ff:DD
gaje kah,??
maklum ini ff perdana author, thanks for read my ff:DD

No comments:
Post a Comment